Sekilas Tentang Inclinometer
09/03/2015
Kami siap mendukung pengujian Aspal Superpave
05/06/2017

Penggunaan Tiltmeter pada Struktur Gedung bertingkat

Ilustrasi Penggunaan In-Place Tiltmeter pada Struktur Gedung bertingkat

Studi kasus pada Greenbay Condo – Tower

I.1.       Fungsi/aplikasi TiltMeter : Digunakan untuk mengawasi, atau mencatat pergerakan yang terjadi pada suatu Struktur Bangunan mis. Gedung, Bendungan, Jembatan, Lereng, Dsb. Pergerakan tersebut terbatas pada perubahan kemiringan yang terjadi setelah Instrumen terpasang, dalam 2 arah (Biaxial).

Saat Pertama kali Sensor terpasang, umumnya diatur mendekati nilai 0 atau terkecil yang sekaligus dijadikan acuan/referensi, ini berarti berapapun besaran yang tercatat dimasa – masa awal pemasangan dan telah terbaca maka nilai tersebutlah dianggap nol (0), namun bagaimanapun penyetelan mendekati nol (0) derajat dirasa perlu guna membuat instrument memiliki sisa pengukuran inklinasi lebih besar.

Jadi Pengukuran Inklinasi/kemiringan yang terjadi pada struktur adalah hasil dari pengurangan suatu waktu di kurangi saat nilai awal(datum) telah ditentukan sebelumnya.

 

I.2.       Jenis Tiltmeter

Instrumentasi tiltmeter mempunyai 2 jenis sistem penggunaan yaitu :

  1. Portable Tiltmeter : Sesuai dengan namanya, bahwa sensor pada sistem ini merupakan sensor yang bisa dipindah – pindahkan atau biasanya dibawa oleh pengguna dari satu titik ke titik lainnya, pada prakteknya di suatu proyek struktur biasanya sensor ini banyak digunakan oleh sub. Kontraktor (dalam istilah dilapangan) atau jasa survey dalam mencari atau memantau kemiringan yang mungkin terjadi pada suatu struktur.

Kelebihan sistim ini adalah kita bisa mengukur puluhan titik hanya dengan satu sensor namun harus diperhatikan bahwa hal ini juga bisa menjadi kekurangan, dimana semakin banyak titik yang ingin dipantau maka semakin banyak aktifitas dari petugas tiltmeter dalam melakukan pengukuran ini berarti semakin banyak biaya yang bisa ditambahkan dalam masa – masa yang akan datang.

Jadi sebalikanya, kalau perusahaan jasa survey dan kontraktor utama menyukai tipe ini, maka biasanya bagi owner maka jenis ini dianggap kurang ekonomis terlebih sensor tipe ini biasanya di bandrol lebih mahal dari sistem in-place tiltmeter.

2. In-Place Tiltmeter : Pada sistem ini, sensor Tiltmeter dipasang menggunakan Dynabolt, dicor menempel dengan struktur, dilas, dsb. Dengan tujuan agar sensor tidak dipindah – pindahkan atau mudah goyang sekaligus ditetapkan bahwa sensor – sensor tersebut akan digunakan dalam kurun waktu yang cukup lama untuk setiap titiknya.

Pada sistem ini pengguna memerlukan data logger sebagai media untuk menerima sinyal dari sensor sebelum dihubungkan ke Komputer untuk melakukan pembacaan kemiringan. Keuntungan dari sistem ini adalah, pengguna/operator tidak perlu mendekati titik yang akan diukur kemiringannya karena sensor sudah terpasang dan terhubung dengan kabel yang dapat mencapai 270 meter (dalam estimasi bisa mencapai lantai 60 suatu struktur geding bertingkat agar bisa dibaca di basement) sehingga bisa kita kondisikan agar kabel sampai pada ruang yang diinginkan dalam melakukan pembacaan.

Keuntungan lainnya adalah kita dapat mengatur sesuai keinginan untuk jadwal pengukuran, alat ini bisa di atur untuk mengukur tiap 1 menit 1 kali, ini berarti akan jauh menghemat biaya dan tenaga kalau kita bandingkan dengan metode pengukuran pada sensor Portable

Dalam penulisan kali ini penulis hanya akan membahas lebih jauh untuk jenis sistem sensor In-place Tiltmeter.

 

1.4 Pertimbangan Pemasangan

– Hindari Instrumen (Sensor, Kabel sinyal, Data Logger) dari Sengatan matahari

– Lindungi kabel sinyal dari kerusakan

– Apabila memungkinkan, hindari pemasangan Instrumen pada peralatan bergerak atau bergetar dengan keras. Getaran sementara yang diterima sensor dapat membaca lebih besar dari kemiringan yang mungkin terjadi.

– Tambahkan box pelindung/pengaman pada sensor untuk menghidari kejatuhan batu, kotoran, puing, dan lain lain.

I.5.       Konfigurasi Penggunaan Instrumentasi : Mengurangi, menambah, memodifikasi Instrumen dapat menyebabkan kerusakan alat, konsultasikan dengan teknisi apabila ingin atau perlu melakukan modifikasi serta pemasangan ulang.

Konfigurasi Instrumen terdiri dari :

  • Sensor
  • Kabel Sinyal
  • Kesatuan Data Logger (M-Logger, Power Supplai (batrai, DC Adaptor, Dll), Multiplexer, Adaptor RS 232 ke USB/LAN, Penutup pelindung).

I.6.       Gambaran Penggunaan :

– Setelah Sensor yang terhubung dengan kabel(Tertanam bersama sensor dari pabrik) terpasang, maka hubungkan kabel sinyal dengan kesatuan data logger yang kemudian di sambungkan kembali menggunakan kabel adaptor RS 232 ke USB/LAN ke komputer.

– Gunakan software pendukung lain untuk melakukan sambungan mis. Software untuk adaptor RS 232 ke USB/LAN. Dalam proyek pemasangan tiltmeter untuk Greenbay digunakan Software “Vcom”, perbedaan merk/tipe adaptor akan menggunakan driver/software yang berbeda juga.

– Gunakan Software pembaca Data Logger (Logger Manager) untuk melakukan komunikasi dengan Instrumen.

– Setelah terhubung, maka pengguna/pemilik (user) dapat melakukan pengaturan untuk jadwal pengambilan data, atau melakukan rutinitas pengambilan data.

– Data yang diperoleh dari data logger masih merupakan nilai – nilai tegangan yang diperoleh di kedua arah, yang kemudian harus di konversikan dengan formula menjadi nilai – nilai tilt dalam mm/m ataupun dalam derajat.

– Tentukan nilai acuan awal/datum/initial reading sebagai dasar pengamatan di waktu yang akan datang.

– Untuk memudahkan pembacaan gunakan template dalam excel yang telah dipelajari sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *